Simulasi Kredit Motor
Simulasi kredit motor: hitung cicilan per bulan dari harga OTR, DP, tenor, dan bunga leasing, plus uang awal dan total bayar.
Hasil ini simulasi dan bukan penawaran kredit. Angka final ditentukan oleh bank atau lembaga pembiayaan.
Untuk apa kalkulator ini
Kredit motor biasanya berlangsung satu sampai tiga tahun dengan bunga flat yang cukup tinggi. Kalkulator ini membantu kamu menghitung cicilan bulanan dan melihat berapa total harga motor setelah semua angsuran lunas.
Coba ubah uang muka dan tenor untuk melihat dampaknya. Tenor yang lebih pendek membuat cicilan lebih berat, tetapi total bunga turun cukup banyak.
Cara menghitungnya
Pokok = harga OTR − uang muka. Cicilan = pokok ÷ tenor + pokok × bunga flat ÷ 12.
Contoh: motor Rp28.000.000, DP 20% (Rp5.600.000), tenor 24 bulan, bunga flat 12%. Pokok Rp22.400.000, cicilan Rp933.333 pokok ditambah Rp224.000 bunga, jadi Rp1.157.333 per bulan.
Contoh perhitungan
| Harga OTR | 12 bulan | 24 bulan | 36 bulan |
|---|---|---|---|
| Rp20.000.000 | Rp1.493.333 | Rp826.667 | Rp604.444 |
| Rp30.000.000 | Rp2.240.000 | Rp1.240.000 | Rp906.667 |
| Rp45.000.000 | Rp3.360.000 | Rp1.860.000 | Rp1.360.000 |
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa DP motor yang ideal?
Semakin besar DP, semakin kecil cicilan dan bunganya. DP 20% sampai 30% biasanya membuat cicilan tetap ringan tanpa menguras tabungan.
Lebih baik tenor pendek atau panjang?
Tenor pendek berarti total bunga lebih kecil. Pilih tenor terpendek yang cicilannya masih nyaman untuk anggaran bulananmu.
Kenapa promo DP murah cicilannya mahal?
DP kecil membuat pokok pinjaman lebih besar, sehingga bunga flat yang dihitung dari pokok itu juga membesar.
Apa yang terjadi jika telat bayar cicilan?
Leasing mengenakan denda harian dan keterlambatan tercatat di SLIK OJK, yang bisa menyulitkan pengajuan kredit berikutnya.